| Sumber: Google |
Kepolisian daerah (Polda) Papua sudah mengumumkan 18 nama
korban dari banjir bandang Sentani yang berhasil diidentifikasi oleh Tim DVI di
RS Bahayangkara, Kota Jayapura, Kamis (21/3/2019).
Sehari sebelumnya, Polda Papua sudah umumkan sekitar 43 nama
korban banjir bandang yang telah berhasil diidentifikasi dan diambil oleh
keluarga atau wali.
"Hari ini ada 18 nama lagi yang kami umumkan, yang
berhasil diidentifikasi oleh tim DVI," kata Kabid Dokkes Polda Papua Kombes Pol dr Ramon A, Kamis (21/3/2019).
Adapun ke-18 nama tersebut adalah,Yafet Yom, Yosepin Monim,
Ningsih M. Suebu, Kristina Monim, Arlyn Meyerary, Lamek Monim, Yubelina Malo,
Medinus Wenda, Bocis Wisal, Risma Handayani Supardi, Rambo Wanimbo, Ance
Kogoya, Yahya kasipdana, Yerison Kogoya, Brian Natanael Sokoy, Mulin Enembe,
Melati Kea, Serly Pahabol.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal
menjelaskan kalau jenazah yang berhasil ditemukan hingga hari kelima
pascabanjir bandang pada Sabtu pekan lalu sebanyak 105, sebagaimana keterangan
dari posko induk bencana di Sentani, kompleks perkantoran Bupati Jayapura.
"Akan tetapi jenazah yang masuk atau dievakuasi ke RS
Bhayangkara hanya sebanyak 90 kantong. Jenazah sisanya ada yang sudah langsung
dikuburkan oleh keluarga atau kerabat. Jadi jika 43 nama dan 18 nama yang sudah
berhasil diidentifikasi itu totalnya 61 jenazah," katanya menerangkan.
Dari total 90 jenazah yang sudah dievakuasi ke RS
Bhayangkara, Kamal kembali menjelaskan bahwa baru 61 korban yang berhasil
diidentifikasi, sisanya 29 belum teridentifikasi.
"Ke-29 jenazah ini masih dilakukan proses identifikasi.
Kalau jumlah total orang yang dilaporkan hilang di posko induk bencana tersisa
94 orang, dari sebelumnya mencapai ratusan. Ini karena ada yang sudah ditemukan
dan berhasil diidentifikasi," pungkasnya.
Sumber: akurat.co
Tidak ada komentar:
Posting Komentar