| Sumber: Google |
Tiongkok kini bersikeras tetap dengan pendiriannya untuk
menerapkan peraturan yang cukup ketat tentang penggunaan internet di negaranya.
Meski sebenarnya dapat diakali dengan penggunaan VPN untuk membobol batasan
yang diterapkan, VPN juga dilarang di sana.
Melihat hal tersebut, Google baru-baru ini melarang adanya
iklan untuk produk VPN yang menargetkan pengguna di Tiongkok. Perusahaan VPN yang mau beroperasi di negara tersebut diwajibkan untuk menerima otorisasi dari
pemerintah Tiongkok.
"Saat ini kebijakan Google Ads untuk melarang
mempromosikan layanan VPN di Tiongkok, karena pembatasan hukum setempat,"
sebut Google, dikutip dari Ubergizmo, Kamis (21/3).
Google telah mengumumkan hal tersebut melalui email yang
dikirim ke situs web penyedia berbagai layanan VPN. Raksasa perusahaan
teknologi itu juga menambahkan bahwa pihaknya kini tidak akan pernah
mengizinkan iklan pencarian untuk versi bahasa Mandarin dari situsnya.
"Tidak ada proses sertifikasi atau persetujuan untuk
masalah ini, yang berarti bahwa tidak ada cara lain bagi situs web untuk
mendapatkan izin menayangkan iklan tersebut di Tiongkok,' tambah Google.
Sumber: akurat.co
Tidak ada komentar:
Posting Komentar