Selasa, 19 Maret 2019

Facebook Akhirnya Ubah Kebijakan Iklan, Karena Kerap Dituduh Diskriminatif

Sumber: Google

Iklan yang ada dijejaring sosial Facebook sering mendapat sorotan karena dinilai diskriminatif. Hal tersebut karena adanya penargetan iklan kepada penggunanya didasari oleh golongan masyarakat tertentu. Baru-baru ini bahkan perusahaan media sosial besutan Mark Zuckerberg itu harus menjalani tuntutan hukum.

Dilansir dari Ubergizmo, Rabu (20/3), tuntutan dilayangkan oleh American Civil Liberties Union, sebuah organisasi non-profit, yang bergerak dalam memperjuangkan hak-hak sipil. Menghadapi permasalahan itu, Facebook tampaknya akan segera mengkahiri dan mengubah beberapa pilihan dari metode penargetan iklannya sebagai solusi.

Kelompok-kelompok seperti American Civil Liberties Union memang aktif dalam menyuarakan suaranya terhadap sesuatu yang memiliki potensi diskriminatif. Facebook sendiri memang menerapkan kebijakan iklan yang ditargetkan untuk pekerjaan, kredit, atau perumahan berdasarkan jenis kelamin, usia, atau kode pos.

Terkait hal ini, Facebook sudah mengonfirmasi bahwa kedepannya tidak akan lagi menargetkan iklan berdasarkan aspek-aspek di atas. American Civil Liberties Union juga menambahkan bahwa Facebook telah sepakat akan mematuhi undang-undang anti diskriminasi.



Sumber: akurat.co

Tidak ada komentar:

Posting Komentar