![]() |
| Sumber: Google |
Seorang ibu rumah tangga di Riau ternyata selama ini sudah menjadi
kurir Narkoba jenis Sabu. Sebanyak lima kilogram Sabu dibawa oleh Syamsiah saat
sedang menumpang becak motor atau bentor di Jalan Lintas Sumatera, Riau pada
Minggu (17/3/2019) lalu.
Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap keikut sertaan
seorang ibu rumah tangga dalam kasus tersebut. Kasus dengan jumlah pelaku
mencapai enam orang merupakan jaringan Narkoba Malaysia-Dumai-Medan-Aceh-
Jakarta.
Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari mengatakan,
Sabu dikirim dari Malaysia ke Aceh melewati jalur laut, selanjutnya
didistribusikan ke beberapa daerah.
"(Modus) menyuruh kurir ibu rumah tangga dan menggunakan
travel agar tidak dicurigai serta luput dari perhatian atau pemeriksaan
petugas," ujar Arman dalam keterangan tertulis, Jakarta, Selasa
(19/3/2019).
Syamsiah bersimpuh disamping barang bukti narkoba yang berusaha diselundupkan ke sejumlah wilayah, Dumai, Riau, Minggu (17/3/2019) | ISTIMEWA
Berdasarkan pemeriksaan sementara, Arman bersama Syamsiah,
Adi, dan Harianto berangkat dari Medan menuju Dumai pada Sabtu 16 Maret 2019
sore untuk mengambil paket Narkoba di tangan Hamdi. Hamdi kemudian memberikan
Sabu dari Malaysia itu sebanyak 9 bungkus dengan berat total sekitar 9
kilogram.
Oleh Arman, paket Sabu itu kemudian dibagikan untuk segera
didistribusikan. Syamsiah menerima tugas untuk membawa lima bungkus Sabu seberat
sekitar 5 kilogram. Dia kemudian menuju ke sebuah travel dengan menumpang becak
motor atau bentor.
Sementara empat bungkus Sabu lainnya sudah disimpan di dalam
mobil yang ditumpangi Arman cs. Mereka berhasil ditangkap saat dalam
perjalanan. Saat ini, BNN masih melakukan pengembangan terkait pengungkapan
kasus tersebut.
"Menurut keterangan para tersangka, narkotika itu akan
dibawa ke Medan sebanyak 5 kilogram dan ke Jakarta 4 kilogram," tutur
Arman.
Sumber: akurat.co


Tidak ada komentar:
Posting Komentar